Anne Avantie memang tergolong desainer yang tidak boros untuk urusan penampilan. Karena itu, desainer asal Kota Semarang ini tak perlu mengeluarkan uang berlebihan untuk penampilannya. Namun untuk urusan pengeluaran, Anne membaginya menjadi tiga pos berbeda.
“Pengeluaran saya paling besar pada modal. Uang untuk kontribusi industri saya, kesejahteraan karyawan. Sedangkan uang nomor dua untuk mengatasi kejadian darurat, kalau terjadi sesuatu, misalnya. Juga, untuk uang saku anak-anak di Wisma Kasih di Semarang. Sementara uang nomor tiga adalah uang sisa. Jadi, untuk kesejahteraan tidak di pakai dari uang sisa,” tutur Anne Avantie di Perum Bulog, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Walau penampilannya sederhana, namun Anne menjelaskan seorang desainer haruslah tetap menjaga penampilan mereka. Karena sebuah karya juga dilihat dari siapa yang membuatnya.
“Sebagai desainer yang dijual itu penampilan kita dulu, baru dilihat karyanya. Untuk itu, kita harus bersahaja, memegang prinsip, dan bisa membangun imej yang baik,” tutupnya.
Sumber :Okezone.com{jcomments off}



